Setelah 10 hari itu, semua
kembali seperti biasanya. Nggak ada lagi bincangan yang biasanya kita lakuin
sehabis semua mata kuliah selesai. Rasanya kangen banget waktu kita duduk
berdua, bicara tentang masa lalu masing-masing. Kalau nggak salah, itu terakhir
kali kita bicara berdua.
Setelah 10 hari itu, beruntung
karna Tuhan masih ngasih izin untuk sekedar ngeliat wajahnya. Bahkan kita
sempet saling sapa. Yah, walaupun cuma selewat. Sapaan ramah, berasa udah kenal
deket.
Mimpi apa aku bisa kenal sama
kamu? Tuhan begitu baik memperkenalkan kita berdua. Bukan sekedar saling tau,
tapi saling kenal. Tapi semakin mengenal, rasanya aku makin sadar , nggak baik
kalau aku semakin berharap. Kalau akhirnya harapan itu sia-sia, aku juga yang
sakit. Jadi lebih baik tahan dari sekarang.
Mungkin hari berikutnya aku nggak
bakal banyak bicara tentang kamu lagi. Semakin aku bungkam, mungkin perlahan
semakin cepat lupa. Mungkin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar